Home | Smart Sharing | Baut Kecil Dalam Sebuah Kapal

Baut Kecil Dalam Sebuah Kapal

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Tersebutlah sebuah kapal barang yang sangat besar dan baut kecil.  Bersama ribuan baut lainnya, baut kecil itu menahan lempengan baja di lambung kapal. Ketika melintasi Samudra Hindia, baut kecil terancam terlepas. Jika bau kecil itu terlepas, maka ribuan baut juga terancam.  Melihat itu, baut-baut lain berseru, “Siagalah baut kecil , pegangan yang erat! Kalau kamu terlepas, kami juga akan terlepas”. Ketika lambung kapal menyadari hal itu, ia berkata, “Jangan lepaskan dirimu baut kecil, kalau tidak kami akan tenggelam”.

Berita itu dengan cepat tersiar ke seluruh bagian kapal.  Lempengan-lempengan baja, baut-baut, dan paku-paku, mengirim utusan ke baat kecil untuk memberi dorongan agar kuat, dan betapa keberadaannya sangat penting.  Jika ia lepas , maka  seluruh bagian kapal akan tercerai berai. Semua itu membesarkan hati baut kecil, bahwa dirinya penting bagi banyak pihak. Ia pun berjanji akan tetap kuat dan erat.

Cerita ini menunjukkan bahwa setiap orang dalam organisasi adalah penting. Tugas manajer dan pimpinanlah untuk membuat setiap warga dalam organisasi merasa dirinya penting. Ketika seseorang menyadari perannya vital dalam organisasi, maka dia akan menjadi kokoh dan kuat. Terjadi transformasi dalam dirinya untuk menjadi yang terbaik.

Baut itu adalah Anda. Banyak yang merasa hanya menjadi baut kecil dalam perusahaan. Sebetulnya tidak. Karena setiap individu adaah vital, dan jika diabaikan akan menjadi vatal. Semua warga dalam organisasi harus mendukung adanya apresiasi. Dengan demikian setiap baut merasa penting dan vital. Dengan demikian, mereka akan berusaha menampilkan kinerja yang terbaik, dan berusaha agar seluruh fungsi lain dalam organisasi berjalan dengan baik.

Full story  Visit website

Subscribe to comments feed Comments (3 posted)

avatar
15 Sep 2014
Glad to make your acquaintance and with your fine poems. I love the prfearyul tone of this with its great faith in water a faith I share to clean, bring home, restore and, of course, sing lullabies.
avatar
16 Sep 2014
Well done as always Natasha! I rlaley enjoyed the incorporation of the collages with your composition, AND, your work contained a 'lot' similarities that we all can relate to! Many truths as you write:"They are special, this bunch No way I could imagine life without them despite all the bitching I do. You don't know what you got till it's gone and my biggest fear is losing a single one. Best friends worst enemies always forgiven we battle business, schedules, and goal setting over Christmas dinner..."What a great snapshot of life and people you shared with us! Kudos, as always!Bright blessings,Roger http://nhfqwzxllzy.com jimpoozefrg [link=http://nfvqtsb.com]nfvqtsb[/link]
avatar
16 Sep 2014
We are more alike than I knew. I have often wondered why I didn't fit in,<a href="http://kkxilbzsrbv.com"> thruogh</a> high school and as an adult. After reading your words, I'm going to celebrate that I don't fit. It is uniqueness that deserves to be heralded. Family is so much a part of our lives. I liked how you stand behind your father's dreams even if they don't match your own. I must ask my father what dreams he holds. Like me, he is very private but much goes on behind his eyes.This is fantastic. So nice to get to know you better. *hug*
total: 3 | displaying: 1 - 3

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0