Home | Jurnal Banjarmasin | Kasus DBD di Kalsel

Kasus DBD di Kalsel

By
Font size: Decrease font Enlarge font
Illustrasi Illustrasi

Sejak Januari hingga pertengahan April 2017, telah terjadi 80 lebih kasus Deman Berdarah Dengue – DBD yang menyebar di beberapa kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Sebaran penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti terbanyak ditemukan di Kabupaten Tabalong sebanyak 17 kasus, disusul Kabupaten Balangan sebanyak 11 kasus.

 

Plt kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan – Muhammad Muslim mengatakan, meski kasusnya masih cukup tinggi, jumlah penderita DBD pada awal tahun ini jauh menurun dibanding tahun sebelumnya. Dimana pada Januari 2016, kasus DBD di Kalsel terdata sebanyak 1.800 kasus lebih, dengan korban jiwa mencapai 14 orang. Ia mengingatkan agar warga tetap mewaspadai setiap genangan air hujan baik di dalam maupun luar rumah, ditengah curah hujan yang masih cukup tinggi. Untuk meningkatkan kesadaran warga, pihaknya gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya DBD, melalui Juru Pemantau Jentik – Jumantik.

 

Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan pernah menetapkan status Kejadian Luar Biasa – KLB DBD pada tahun 2015. Dimana pada awal tahun tersebut, jumlah kasus DBD di Kalsel mencapai 2.000  kasus lebih dan menyebabkan sejumlah pasien DBD meninggal dunia. (Rz)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in