Home | Jurnal Banjarmasin | Smartorial : Fakta Baru Hambalang

Smartorial : Fakta Baru Hambalang

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Fakta baru yang terkuak dalam persidangan Anas Urbaningrum, tidak boleh menguap begitu saja. Bisa jadi nyanyian yang diungkapkan saksi, dengan menyebutkan bahwa ada aliran satu juta dolar AS untuk Ketua DPR Marzuki Alie, memang didesain untuk menyelamatkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu. Tetapi alangkah naifnya jika KPK membiarkan pengakuan itu. Apalagi jika kelak terbukti benar bahwa pengakuan tersebut fakta, bukan fitnah.

Jadi jangan pernah menganggap remeh fakta yang terungkap di persidangan. Apalagi sudah terbukti, sebagian besar data yang diungkap para saksi, mendekati kebenaran. Tentu saja, publik akan sangat bergembira jika KPK tangkas menangkap umpan itu, dan bergegas membongkar rahasia besar yang selama ini disimpan. Tidak saja Marzukie Alie, siapa pun yang terlibat dan menikmati uang haram dari kerajaan bisnis Nazaruddin, semestinya bertanggung jawab.

Sudah pasti pengakuan itu bakal menciptakan kontroversi baru. Tetapi secepatnya mesti ditepiskan, agar ruang-ruang gelap yang memang sengaja didesain untuk langkah-langkah penyelamatan, lebih cepat menjadi terang benderang. Karena itulah, kejujuran orang-orang yang paham dengan lika-liku skandal rasuah itu, sangatlah diperlukan. KPK pun tak perlu kikuk, rikuh, apalagi memilah nama. Siapa saja yang diduga terlibat, amat sangat layak diperiksa, agar umpan yang telah terlanjur dilempar itu tidak sia-sia.

Memang, kebenaran dari pengakuan itu perlu diuji. Karena itulah menjadi tugas KPK untuk membuktikan apakah pengakuan itu sebuah fakta atau kebohongan. Adalah tugas KPK untuk memilah, memilih, dan menyaring fakta-fakta itu, untuk kemudian dengan tepat membidik pihak-pihak yang bertanggungjawab atas perampokan duit rakyat itu. Untuk hasil terbaik, KPK boleh saja lambat, asal bukan sengaja dilambatkan.

Nalar publik negeri ini, sesungguhnya sulit dikelabui. Tanpa dukungan jaringan yang kuat, mustahil korupsi itu bisa sedemikian menggurita. Pengakuan di persidangan itu setidaknya, menyingkapkan satu tabir yang sebelumnya tertutup. Tentu masih banyak lagi tabir yang belum terbuka. Tugas KPKlah untuk membukanya. Jangan sampai, pihak-pihak yang selama ini mengaku bersih, ternyata adalah koruptor besar itu. Betapa akan meruginya kita, jika membiarkan mereka leluasa menghirup udara bebas.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

smartorial

Rate this article

0

Log in