Home | Jurnal Banjarmasin | Inflasi Kalsel tahun 2012 diprediksi akan tinggi

Inflasi Kalsel tahun 2012 diprediksi akan tinggi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Tekanan inflasi Kalimantan Selatan tahun 2012, diperkirakan mencapai kisaran 6 persen plus minus 1 persen. Itu berarti lebih tinggi dibandingkan perkiraan inflasi nasional, yang diprediksi stabil di tingkat sekitar 4 koma 5 persen.

Menurut Pemimpin Bank Indonesia Banjarmasin – Khairil Anwar, faktor pendorong inflasi diperkirakan bersumber dari kenaikan harga,  yang bersumber dari kebijakan pemerintah terkait harga komoditas strategis.  Seperti air minum, listrik, bahan bakar minyak serta cukai rokok.   Dalam menghadapi tantang gejolak harga ke depan, maka pihaknya akan mengoptimalkan koordinasi lintas sektoral, melalui penguatan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah.
Laju investasi di Kalsel tahun depan, diperkirakan akan cenderung meningkat pada kisaran 7 koma 8 hingga 8 koma 2 persen, dibandingkan tahun 2011.  Beberapa faktor yang menopang peningkatan investasi itu, adalah industri pengolahan bijih besi,  industri CPO, fasilitas pertambangan batu bara,  serta investasi di sektor kelistrikan.  (Smartfm)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

5.00

Log in