Home | Jurnal Banjarmasin | Keberadaan poliklinik HIV/AIDS belum memasyarakat

Keberadaan poliklinik HIV/AIDS belum memasyarakat

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Keberadaan poliklinik HIV/AIDS atau Voluntary Counseling and Testing – VCT di Rumah Sakit Ansyari Saleh Banjarmasin belum memasyarakat.

Padahal dana yang dialokasikan untuk fasilitas layanan itu cukup besar. Menurut Konselor VCT Rumah Sakit Ansyari Saleh – Vinna Dwianna, mereka yang dinyatakan positif terinfeksi  virus HIV - AIDS dapat menebus obat secara gratis seumur hidup.

Menurut Vinna, Penelitian menujukkan, ibu rumah tangga merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap virus HIV – AIDS.

Selain itu, pengusaha yang sering melakukan perjalanan dan penghuni tempat lokalisasi juga termasuk dalam daftar kelompok risiko terkena virus mematikan itu.

Oleh karena itu sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya virus HIV - AIDS perlu dilakukan pada kelompok arisan ibu rumah tangga. (h5h)

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

news

Rate this article

4.00

Log in